makanikan
Pengembangan Teknologi Budi Daya Ikan Hias Koi
0

Pengembangan Teknologi Budi Daya Ikan Hias Koi

Makanikan

Makanikan - Salah satu komoditas ikan air tawar yang sampai saat ini ini masih menjadi Primadona di pasar internasional merupakan kelompok ikan hias yang memiliki nilai harga yang mahal dan juga fluktuasi di pasaran, harga ikan relatif stabil. Ikan itu adalah ikan koi. Komoditas ikan koi telah menjadi sebuah komoditas unggulan yang ada di beberapa daerah yang ada di Indonesia misalnya Sukabumi, Cianjur, Blitar dan Jawa Barat. Karena dengan adanya budidaya ikan hias koi telah berhasil mengangkat perekonomian masyarakat jawa barat dan menjadikan budi daya ikan hias koi sebagai alternatif penghasilan selain bertani. Guna mendukung produksi ikan hias koi yang ada sekarang. Maka dilakukanlah sebuah penelitian guna mengembangkan teknologi dalam budidaya secara intensif yang dilakukan pada lingkungan terkendali budidaya ikan koi. Penelitian ini dilakukan dengan skala lapangan BPPBIH dengan metode survei ke sentra produksi untuk melihat koleksi induk pembenihan dan pembesaran dengan menggunakan kolam buatan tanah dan juga kolam buatan beton, kolam buatan memiliki fungsi untuk memijah dan inkubasi telur dari para indukan, hasil dari penelitian berupa data informasi tentang teknik budidaya dan juga produksi yang digunakan sebagai bahan rekomendasi budidaya ikan hias koi di daerah jawa seperti Sukabumi, Cianjur, Blitar dan Jawa Barat.

Salah satu keanekaragaman yang dimiliki Indonesia dan juga patut dibanggakan merupakan keragaman Spesies ikan air tawar, ikan hias air tawar yang ada di Indonesia diperkirakan memiliki 400 spesies dari 1.100 Spesies ikan yang ada di dunia. 

Ikan koi sebagai salah satu ikan hias yang paling banyak di Minati oleh masyarakat, karena keindahan bentuk badan dan juga warna yang dimiliki oleh ikan koi serta dengan memiliki ikan koi dipercaya membawa keberuntungan bagi seseorang yang mengurusnya. Jenis ikan koi yang ada di Indonesia harganya cukup mahal dan stabil yaitu ada ikan koi jenis kohaku, taisho, sanshoku, Showa, Siro dan lain sebagainya merupakan jenis ikan koi yang ada di Indonesia dan memiliki harga nilai jual yang cukup mahal dan juga memiliki nilai kestabilan.

Baca juga : Penelitian budidaya ikan patin di sungai

Hal ini dikarenakan budidaya ikan koi yang ada di Jepang mulai terkendala lahan, sehingga peluang budidaya yang ada Indonesia masih cukup besar untuk meraih potensi untuk mensejahterakan petani, besarnya nilai Transaksi dan Perdagangan ikan koi Indonesia membuat pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan bersedia untuk membangun beberapa daerah sentra atau pusat penjualan koi, untuk menjadi daerah penghasil ikan hias koi terbesar yang ada di Indonesia, konsep yang digunakan adalah minapolitan. Dengan adanya kegiatan sentra tersebut Kementerian Kelautan dan Perikanan mengembangkan potensi ikan hias nasional yang dapat diharapkan sebagai peningkatan kualitas ikan koi yang ada sekarang dapat bersaing dengan ikan koi yang diimpor dari Jepang.

Dengan mendukung produksi ikan koi yang ada di beberapa daerah yang ada di Indonesia penelitian untuk mengembangkan budidaya secara benar yang dilakukan pada lingkungan terkontrol melalui perbaikan, adanya teknologi budidaya pengembangan budidaya dilakukan yang berlokasi di Balai Penelitian dan pengembangan budidaya ikan di Depok, dengan ambil induk-induk dari beberapa sentra produksi ikan hias koi yang terbaik yang ada di Indonesia, pembenihan dilakukan secara alami dan murni buatan, yang diharapkan benih tersebut dapat menghasilkan benih yang cukup umur, ukuran yang besar dan juga seragam. Selain itu kualitas telur yang dapat dihasilkan juga lebih baik sehingga Larva meningkat dibandingkan dengan pemijahan secara alami ataupun tradisional.

Kesimpulan

Hasil yang didapatkan untuk penelitian mengenai pembenihan ikan hias koi untuk beberapa metode pemijahan dapat diambil kesimpulan, jika pemijahan semi buatan cukup efektif dilakukan karena dapat meningkatkan produksi utama derajat penetasan yang cukup tinggi keberhasilan pembenihan juga sangat dipengaruhi oleh pengelolaan induk yang cukup baik manajemen pemberian pakan yang benar dan sehat dan juga pengelolaan lingkungan yang lebih sehat atau bersih sehingga akan mempengaruhi kebugaran dari indukan ikan koi dan kematangan gonad dan juga kualitas telur yang akhirnya dapat meningkatkan produksi si benih ikan koi.

Penelitian budi daya ikan patin di sungai
0

Penelitian budi daya ikan patin di sungai

makanikan


Makanikan
- Sektor perikanan di sepanjang sungai adalah salah satu usaha yang juga mendayagunakan dari sumber daya akuatik dengan optimal dan juga berketerusan dalam bentuk usaha budidaya di keramba diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya petani ikan ataupun masyarakat secara luas di dalam kegiatan usaha budidaya ikan di sepanjang sungai kualitas air adalah syarat yang terpenting dan dapat mempengaruhi dari pengelolaan kelangsungan hidup dan juga produksi ikan.

Sungai adalah air yang mengalir di tengah kota gimana segala bentuk kegiatan manusia yang terdapat di sepanjang aliran sungai baik untuk WC umum industri kegiatan budidaya dan juga lain sebagainya Hal ini tentunya akan berdampak terhadap kualitas fisik berupa kimia dan biologi yang ada di sungai Ditambah lagi dengan maraknya para penambang liar yang ada di sepanjang Sungai berdampak pada kerusakan ekosistem air di sungai dampak yang terjelas adalah keruhnya air sungai sehingga dapat menimbulkan berbagai macam ekosistem yang ada di air sungai baik untuk kehidupan sungai atau juga kehidupan manusia yang bergantung pada ada air sungai seperti kondisi terlihat saat ini walaupun sedang musim kemarau namun saat musim hujan kualitas Sungai tetap saja kotor Hal ini dapat menyebabkan ekosistem yang ada di dalam Sungai menjadi terganggu Karena tidak tahan dengan kondisi air yang yang buruk.

Baca juga : Pemanfaatan tumbuhan kangkung dalam mengurangi ammonia kolam ikan

Kualitas suatu perairan akan memberikan suatu pengaruh yang besar terhadap Survival dan pertumbuhan yang ada di perairan sungai itu sendiri lingkungan yang baik merupakan lingkungan yang higienis bagi hewan untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup hewan itu sendiri.

Jika kita mengingat pentingnya peranan kualitas air terhadap pemeliharaan ikan khususnya ikan patin di sungai maka perlu untuk melakukan penelitian mengenai uji kualitas air sungai. Perubahan kualitas air yang ada di tanah dapat terjadi secara alami yang terjadi pada daerah perairan namun perubahan kualitas air yang ada di tanah sering terjadi dikarenakan ulah manusia untuk memperoleh informasi perubahan kualitas air yang ada di sungai maka dilakukanlah penelitian mengenai Kualitas fisik dan juga kimia air berupa suhu Ph karbondioksida amonia yang terkandung di dalam air dimana pada penelitiannya bertujuan untuk memperoleh data kualitas air Apakah terdapat perubahan kualitas air dan layak atau tidaknya kualitas air sungai untuk usaha budidaya ikan patin.

Kesimpulan

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa kualitas air sungai menunjukkan adanya penurunan kualitas air terutama untuk 6 parameter yang diamati yaitu suhu Ph karbondioksida amonia dan kecerahan penurunan ini diakibatkan karena curah hujan yang tinggi selain itu juga adanya aktivitas manusia di sepanjang Sungai sehingga menyebabkan perubahan kualitas air yang ada di sungai.

Menurunnya kualitas air yang ada di sungai tentu akan berpengaruh bagi ekosistem yang ada di air terutama ikan yang dibudidayakan di dalam keramba walaupun terjadi penurunan kualitas air di daerah sungai namun tidak terlalu mengganggu kegiatan budidaya ikan patin di keramba artinya kualitas air masih dapat ditoleransi bagi pembudidaya ikan patin di sepanjang sungai.

Pemanfaatan kangkung dalam mengurangi amonia air budidaya ikan
0

Pemanfaatan kangkung dalam mengurangi amonia air budidaya ikan

makanikan


makanikan
- Kualitas air menjadi peranan yang penting dalam bidang perikanan terutama pada kegiatan serta produktifitas hewan akuatik. Limbah yang dihasilkan dari proses budidaya mempunyai efektifitas yang negative bagi hewan akuatik. Ammonia adalah salah satu limbah yang berasal dari sisa-sisa metabolism tubuh ikan yang terlarut kedalam air yang berupa feses dan juga sisa makanan ikan yang tidak termakan dengan sempurna dan mengendap di dasar kolam ikan. Pada penulisan ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari sistem akuaponik dalam mereduksi adanya ammonia dan mengetahui jumlah dari kepadatan optimal tanaman pada sistem akuaponik dalam menyerap kadar ammonia dari ikan. Perlakuan penelitian ini menggunakan tumbuhan kangkung 10 batang, 20 batang dan 30 batang perumpunnya dan juga tidak menggunakan tanaman lain. Dengan semakin banyak tanaman air maka semakin efektif juga dalam mereduksi ammonia dari sisa-sisa metabolism tubuh ikan budi daya. Dengan penggunaan 30 batang perumpun kangkung maka dapat mengurangi ammonia dari ikan sebanyak 58 miligram per liter.

Pendahuluan 

Kualitas air memiliki peranan yang cukup penting dalam bidang perikanan terutama pada kegiatan produktifitas budidaya ikan. Parameter dari kualitas air yang sering dilihat antara lain adalah suhu, pH, oksigen yang terlarut, karbondioksida, dan juga nitrogen (Imam, 2010). Dengan adanya parameter dari kualitas air terhadap budidaya sangatlah berpengaruh, sehingga pengawasan terhadap adanya parameter kualitas air sangatlag mutlak untuk dilakukan oleh pembudidaya ikan. 

Adanya ammonia yang berada diperairan sisa metabolism ikan yang terlarut dalam air, lalu ikan mengeluarkan fases atau sisa metabolism, dan juga dari makanan ikan yang tidak tercerna dengan baik dan mengendap pada dasar kolam ikan yang dibudi daya (Pillay, 2004). Terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan konsentrasi dari air atau kadar ammonia yang meningkat antara lain membusuknya makanan ikan yang tidak termakan oleh ikan budi daya, menurunnya kadar dari oksigen yang terlarut dalam kolam yang sehingga apabila oksigen terlarut berkisar antara 1 hingga 5 ppm yang berdampak pada pertumbuhan ikan yang bakalan melambat sehingga oksigen terlarut menjadi kurang dari 1 ppm dapat bersifat toksik terhadap berbagai ikan (Rully, 2011).

Dengan menggunakan sistem akuaponik dapat mereduksi ammonia dengan tumbuhan kangkung yang dapat menyerap air buangan budi daya atau air limbah dengan menggunakan tumbuhan sehingga ammonia yang ada mengalami yang namanya proses oksidasi dengan bantuan  dari oksigen dan juga bakteri, ammonia yang diubah menjadi asam nitrat. Pada kegiatan budi daya ikan dengan sistem tanpa adanya pergantian air, maka bakteri mempunyai peranan yang penting dalam menghilangkan berbagai partikel ammonia dengam melalui proses nitrifikasi.

Ammonia memiliki sifat non toksik, namun memiliki bentuk tak terionisasi. Penyerapan dari ammonia sangatlah berbeda-beda dari setiap tanamannya, sehingga pada penulisan ini digunakan tanaman air kangkung yang memiliki efektifitas menyerap kelebihan unsur hara dalam air dan juga untuk mengetahui efektifitasnya kangkung dalam menyerap ammonia. Tumbuhan air kangkung juga termasuk kedalam tanaman yang memiliki akar yang tidak terlalu kuat yang merupakan salah satu dari syarat untuk dipelihara dalam sistem akuaponik dengan sistem filter yang cukup sederhana saja. Dengan hal tersebut, maka dalam penulisan ini diharapkan dapat memberikan informasi yang cukup benar mengenai efektifitas tanaman kangkung air yang digunakan pada sistem akuaponik dalam mereduksi ammonia dalam air, sehingga untuk kualitas budidaya ikan dapat terjaga dengan cukup baik dan sehat. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas sistem akuaponik dalam melakukan reduksi kadar dari ammonia dan juga mengetahui jumlah dari kepadatan tanaman secara akuaponik dalam menyerap kadar dari ammonia.

Kesimpulan

Penurunan dari konsentrasi ammonia dengan jumlah tanaman kangkung sekitar 30 batang per rumpunnya dapat memberikan hasil pengurangan ammonia yang ada di dalam budi daya ikan. Ammonia timbul karena adanya pengeluaran metabolism tubuh ikan dan juga sisa makanan ikan yang tidak dimakan di permukaan air. 

Semoga dengan adanya artikel mengenai pemanfaatan kangkung dalam menyerap ammonia bermanfaat bagi banyak orang terutama bermanfaat untuk pengelola budi daya ikan untuk mengrungi kadar ammonia dalam kolam budi daya ikan.

Aplikasi teknologi akuaponik pada budidaya ikan air tawar
0

Aplikasi teknologi akuaponik pada budidaya ikan air tawar

makanikan

Tulisan ini ditunjuankan untuk mengetahui adanya kepadatan benih ikan nila terhadap media yang memakai sistem akuaponik dan untuk dapat mengetahui pengaruh sistem akuaponik pada kualitas dari air itu, adanya media pendederan terhadap ikan nilai untuk tujuan meningkatkan produksi pembudidaya. Penelitian ini dilakukan di kolam pendederan pembudidaya ikan di muntilan dalam waktu dua mingguan.

Provinsi jawa tengah begitu luas dan memiliki topografi yang berbeda juga, antara lain waduk, telaga, rawa atau sungai. Potensi yang ada ini belum digunakan secara maksimal, terutama pada kegiatan budidaya ikan khususnya budidaya ikan nilai. Secara umum, dari tahun ketahunnya terjadi fluktuasi produksi perikanan terhadap ikan air tawar. Diperkirakan fluktuasi ini disebabkan karena menurunnya kualitas atau pasokan air bagi kolam-kolam ikan yang dimiliki petani.

Secara umum sering terjadi permasalahan dibidang budidaya ikan nilai pada lokasi yang sedang dilakukan penelitian, yaitu:

  1. Terjadinya kompetisi terhadap area kawasan budidaya ikan serta penggunaan sumber daya yang masih salah
  2. Diketahui penurunan debit air dan penurunan kualitas dari lingkungan akibat adanya aktivitas rumah tangga, dan industry yang berakibat penurunan daya dukung lingkungan budidaya perikanan air tawar.
  3. Belum adanya penggunaan secara maksimal pemanfaatan air terhadap kolam untuk melakukan produksi terhadap biota perairan lainnya yang mempunyai nilai ekonomi yang tinggi.
  4. Belum digunakannya paket teknologi yang mampu mengoptimalkan peran perairan terhadap kolam budidaya ikan untuk dapat meningkatkan kapasitas produksi kolam ikan nila.
  5. Terdapatnya kecenderungan adanya turunan kapasitas perekonomian masyarakat terhadap budidaya ikan.

Untuk mengetahui kapasitasnya, aplikasi akuaponik dapat digunakan untuk memecahkan permasalahan demi permasalahan itu. Secara teknis dan regular, adanya sistem akuaponik akan dapat meningkatkan kapasitas produksi budidaya ikan. Hal ini juga terjadi karena penggunaan teknologi akuaponik adalah gabungan teknologi akuakultur dengan adanya teknologi hydroponic dalam sebuah sistem untuk tujuan pengoptimalan fungsi air dan juga ruang sebagai media dalam pemeliharaan.

Teknologi itu telah dilakukan terhadap negara berkembang lainnya, khususnya yang mempunyai keterbatasan lahan untuk melakukan pengoptimalan produktifitas biota perairan. Adapun prinsip dasar yang memanfaatkan teknologi dalam budidaya perairan adalah sisa pakan dan juga kotora ikan nila yang memiliki potensi buruk terhadap perairan, lalu akan dimanfaatkan menjadi pupuk bagi tanaman air atau kering. Adapun dengan adanya pemanfaatan itu melalui sistem resirkulasi air yang tersedia di kolam ikan yang telah disalurkan ke media tanaman atau tumbuhan kolam, yang secara umum juga dapat menyaring air sehingga pada kolam menjadi bersih kembali, dari analisis ammonia dan juga memiliki kondisi yang layak dan bersih untuk dilakukan pembudidayaan ikan nila.

Apa itu manfaat dari resirkulasi air?

Manfaat dari resirkualiasi terhadap sistem akuaponik sangat berakaitan erat dengan adanya proses pencucian sampah-sampah sisa makanan atau pun motebalisme ikan dan juga sisa pakan yang tidak dapat dicerna dengan baik. Hal ini dapat berkaitan dengan siklus nitrogen dan juga proses nitrifikasi dalam sebuah perairan media budidaya ikan nilai.

Adapun tujuan dari adanya artikel ini adalah:

  1. Dapat mengetahui pengaruh dari kepadattan benih terhadap media yang menggunakan sistem akuaponik dalam pembudidayaannya.
  2. Dapat mengetahui adanya pengaruh sistem akuaponik terhadap air media sebagai pendederan ikan nila.

Kesimpulan

Adanya kepadatan benih terhadap pertumbuhan kultian yang memakai sistem akuaponik, terkhusus terhadap panjang total ikan yang terdapat di dalam kolam.

Sistem akuaponik sendiri sangat berpengaruh terhadap perbaikan kualitas air sebagai media pendederan ikan budidaya nila, terkhusus pada kandungan ammonia pada ikan.

Budidaya ikan di danau tondano
0

Budidaya ikan di danau tondano

makanikan

Budidaya ikan di danau tondano

Beberapa tahun terakhir, terdapat danau yang banyak mendapat perhatian serta juga sorotan dari berbagai pihak dan juga kalangan dalam masyarakat pemerhati lingkungan, pemerintah serta juga banyak llmuan perikanan dan perairan. Adanya Perhatian serta sorotan dari berbagai pihak yang berpangkal dari data secara actual jika danau yang terletak di selewesi selatan ini ata tondano adalah menjadi danau dengan sumberdaya strategis bagi kehidupan masyarakat sekitar dan juga pembangunan di provinsi yang ada di sulewesi utara. Hall ini dapat dilihat dari manfaat ganda berupa sumber bahan pangan bergizi seperti (ikan), sumber daya air untuk industry, air irigasi untuk cocok tanam atau pertanian, dan sumber energi PLTA. Berbagai masalah yang ada, mengganggu dan mengancam fungsi-fungsi itu karena telah teradi degredasi lingkungan di danau tondano. Berdasarkan fungsi dari perairan tersebut, maka informasi mengenai parameter fisika dan juga kimia perlu dikembangkan untuk digunakan sebagai sebuah indicator kualitas perairan dan bahan pembanding dalam kegiatan pemantauan perkembangan perairan di danau tondano.

Perkembangan unit keramba jarring apung serta jarring tancap pada areal budidaya ikan yang kurang efektif menimbulkan dampak negative terhadap lingkungan perairan di danau tondano. Dampak negative yang timbul antara lain disebabkan karena kurangnya perhatian dari prinsip-prinsip teknologi dalam budidaya ikan dengan sistem keramba jarring apung dan jarring tancap di danau tondano. Untuk menjadi usaha budi daya ikan, penting untuk mempelajari kondisi kualitas dalam perairan untuk dapat dijadikan menjadi indikasi kelayakan suatu perairan untuk budidaya ikan komersial. Untuk mengelola sumberdaya perikanan yang baik maka salah satu persyaratan yang paling utama adalah kualitas perairan di danau tondano. 

Masalah yang selalu ada dalam sistem budidaya ikan secara keramba jarring apung atau jarring tancap adalah pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh berbagai adanya aktivitas disekitar perairan maupun sebuah usaha budidaya ikan itu sendiri. Pencemaran ini tentunya dapat berupa pencemaran fisika, kimia.

Berdasarkan informasi diatas maka perlu dilakukan penelitian untuk mendapatkan data kualitas air khusus nya parameter fisika dan juga kimia agar dapat mengetahui sejauh mana daya dkung kualitas air untuk kegiatan budidaya ikan berupa jarring apung dan dan jarring tancap saat ini di danau tondano. Tujuan dari adanya artikel ini adalah untuk menganalisis parameter fisika dan juga kimia yang meliputi suhu, pH, fosfat pada lokasi budidaya keramba jarring apung dan tancap di danau tondano, dan menentukan lokasi budidaya yang cocok untuk menunjang pertumbuhan yang optimal.

Tempat dan waktu penelitian

Penulisan ini berdasarkan penelitian yang ada dilakukan pada lokasi budidaya ikan dengan sistem jarring apung dan tancap disebuah danau di selewesi.

Untuk parameternya sendiri mengambil DO, pH dan juga keceraharan. Pengambilan dan pengukuran air dilakukan sebanyak 4 kali dengan interval waktu dalam satu minggu dimana suhu, dilaksanakan secara langsung di lapangan. Pengambilan sampel air dilakukan sebanyak dua kali yaitu minggu pertama dan minggu keempat, selanjutnya dilakukan analisis lebih lanjtu di balai teknik kesehatan lingkungan dan pemberantasan penyakit menular kelas 1 manado.

Kesimpulan 

Berdasarkan hasil penelitian yang ada baik itu temperature, oksigen yang terlarut atau kecerahan pada lokasi budi daya ikan di kelurahan paleloan, kecamatan tondano selatan, kabupaten minahasa masih berada dalam kondisi yang aman dan baik.

Pahami betul sifat ikan lele sebelum membudidaya
0

Pahami betul sifat ikan lele sebelum membudidaya

makanikan

Tingkah laku ikan lele

Ikan lele memiliki sifat nocturnal, yang artinya ikan lele bakalan aktif dimalam hari atau lebih menyukai tempat-tempat yang gelap. Berhubungan dengan sifat ikan lele, dengan memancing ikan lele pada malam hari lebih berhasil dibandingkan dengan siang hari, dikarenakan ikan lele aktif mencari makanan sesudah matahari terbenam. Namun, jika kalian hendak menangkap pada siang hari, letakkan tabung dari bamboo atau juga bahan lainnya di dsar kolam atau juga sawah. Dan selanjutnya, ikan lele akan digiring agar dapat berkumpul di dalam tabung tertentu. Ikan lele lalu ditangkap dengan cara mengangkat tabung tersebut.

Pakan ikan lele

Pakan ikan lele adalah pakan alami dan juga pakan tambahan atau buatan. Pakan alami adalah binatang renik, seperti halnya kutu air, cacing, larva, dan juga siput-siput kecil. Selain memiliki sifat yang karnivora, ikan lele juga memakan sisa-sisa benda yang membusuk di dalam air dan juga kotoran manusia. Sementara itu, tumbuh-tumbuhan kurang disenangi oleh ikan lele karena dapat mengganggu gerak geraknya. Ikan lele sendiri biasanya senang mencari makan di dasar kolam. Namun, jika ada yang terapung, pakan itu juga tidak lepas dari sambaran ikan lele.

Karena ikan lele memiliki sifat karnivora, maka pakan tambahan yang baik adalah yang memiliki banyak mengandung protein hewani juga. Jika pakan yang diberikan memiliki banyak kandungan protein nabati, maka pertumbuhannya akan melambat. Saat ini sudah banyak sekali pakan lele dalam bentuk pakan buatan seperti pellet. Untuk mendapatkan nya bisa beli di toko-toko pakan ternak. Selain itu kelebihan dari pakan buatan adalah memiliki kandungan gizi, terutama protein yang tinggi, yang sudah di sesuaikan dengan kebutuhan ikan lele itu sendiri.

Perkembangbiakan pada ikan lele

Ikan lele memiliki kedewasaan mencapai 100 gram atau juga bisa lebih. Jika sudah memiliki masanya untuk berkembang biak, ikan lele jantan dan juga betina saling berpasangan. Pasangan itu lalu mencari tempat yang strategis, yakni lubang yang teduh dan juga aman untuk bersarang. Lubang sarang ikan lele terdapat 20 sampai 30 cm di bawah permukaan air lho. ikan lele juga tidak membuat sarang dari suatu bahan jerami atau rurumputan. Tetapi ikan lele akan membuat sarang dengan meletakkan telurnya di atas dasar lubang sarangnya itu.

Pada musim perkawinan saja induk betina akan melepaskan telurnya bersamaan dengan waktu jantan melepaskan mani nya di dalam air. Setelah terjadi pembuahan di dalam air lalu telur akan dijaga oleh indukan betinanya sampai telur itu menetas lalu cukup kuat untuk berenang. Sementara itu indukan jantan dapat meninggalkan sarang dan tidak menghiraukan anak-anak setelah perkawinan terjadi.

Seekor indukan betina dapat menghasilkan 1000 hingga 4000 butir telu sekali memijahnya. Dalam waktu 24 jam saja setelah perkawinan, telur lalu akan menetas. Selama tujuh hingga sepuluh hari anak ikan lele akan dijaga oleh induknya sampai burayak cukup kuat dan dapat meninggalkan sarangnya.

Biasanya ikan lele akan memijahkan telur di sore hari pada saat musim hujan. Lain hal jika kolam pemeliharaan, ikan lele dapat memijah pada sepanjang tahun. Hal ini mungkin dapat menyebabkan keadaan kolam ang dapat dialiri dengan air baru setiap saat nya. Namun tanpa aliran air atau juga sirkulasi air yang baik pun, ikan lele juga dapat juga memijah di dalam kolam, namun frekuensinya tidak begitu sering.

Jenis, Penyebaran dan Habitat Ikan Lele Dumbo
0

Jenis, Penyebaran dan Habitat Ikan Lele Dumbo

Jenis ikan lele

Ada banyak sekali jenis ikan lele, yaitu Clarias Batrachus, Clarias Lelacanthus, Clarias Nieuwhafi, dan juga Clarias ttesmanii. Untuk yang paling banyak ditemui adalah Batrachus, disamping jenis ini juga banyak ditemukan di alam. Lele yang berasal dari indonesia ini juga banyak dipelihara di negara Taiwan. Sementara itu jenis lainnya jarang ditemukan dan juga sudah langka tidak ada keterangan yang lebih lanjut, mengapa ketiga jenis atau spesies ikan lele itu menjadi langka dan tidak dibudi dayakan seperti halnya Clarias Batrachus.

Di negara indonesia terkenal dengan sebutan ikan lele dumbo. Lele dumbo sendiri merupakan ikan lele hibrida yang diintroduksikannya ke indonesia dari manca negara di asia, yaitu Taiwan salah satunya. Ikan lele dumbo di datangkan langsung dari Taiwan pada bulan November 1986.

Ketika datang ke indonesia melalui bandara soekarno hatta, ikan lele dumbo ini memiliki nama ilmiah Clarias Fuscus dengan nama populer (inggris) king cat fish yang memiliki arti raja ikan lele. Beberapa bulan setelah kedatangannya ke indonesia terdapat berita jika nama yang ilmiah yang benar adalah Clarias Gariespinus. Menurut keterangan dari penelitian yang ada di balai riset perikanan dan juga budi daya air tawar, di bogor sebenarnya ikan lele jumbo impor ini adalah hasil kawinan silang. Hal ini dibenarkan kabarnya berasal dari tenaga ahli Taiwan. Lele yang masuk ke indonesia tersebut merupakan hasil perkawinan silang antara ikan lele indukan asli Taiwan dengan indukan lele jantan dari kenya (Afrika). 

Penelitian yang ada dibogor (BRPBAT), meneliti penamaan dari spesies lele dumbo ini secara ilmiah, yaitu menurut keadaan morfologi ikan lele, warna tubuh ikan lele, ukuran perbandingan panjang batok kepala ikan lele dibandingkan panjang badan ikan lele dan sifat lainnya. Dapat disimpulkan jika ikan lele dumbo tidak mirip sama sekali dengan Clarias Fuscus, naun lebih mirip dengan C.Mossambicus yang berasal dari Afrika. Berkaitan pada masalah hibridasi atau perkawinan yang silang antara lele Taiwan dan Afrika, perlu dari website atau situs terpercaya lainnya.

Pertumbuhan ikan lele jenis Clarias Fuscus tergolong lambat. Pada umur 1,5 tahun saja, ikan lele ini hanya dapat mencapai berat 150 gram saja. Di Taiwan sana, berat ikan lele dumbo ini hanya mencapai 500 gram saja dan menjadi makanan ikan yang sangat digemari di Taiwan. Konon pada kenyataannya sup ikan yang mengandung tonik, namun kurang jelas khasiatnya secara pasti. Maka dari itu di Taiwan sup ikan lele menjadi makanan paling dicari orang di restoran.

Namun sekiranya menjadi jelas sekarang dimana ikan lele dumbo berasal dari bapaknya C. Massambicus yang berasal dari Kenya Afrika dan indukannya C.Fuscus yang berasal dari Taiwan, lele dumbo itu banyak mewarisi sifat dari bapaknya. Maka dari itu, lele dumbo diberi nama ilmiah menjadi C. Gariespinus yang merupakan sinonim dari C. Massambicus.

Dengan adanya penelitian yang dilakukan maka sejak tahun 2000 oleh balai Budi daya air tawar di sukabumi telah berhasil melakukan yang namanya rekayasa genetic untuk mendapatkan lele dumbo yang strain baru. Lele ini diberi nama dengan ikan lele sangkuriang. Pada dasarnya ikan lele ini mempunyai sifat biologis yang sama dengan ikan lele dumbo. 

Di Bekasi, pertumbuhan ikan lele dumbo yang dipelihara sangat tidak stabil, ada yang tetap lambat dan ada juga yang pertumbuhan dengan cepat. Dengan variasi pertumbuhan itu banyak faktor penyebarannya, antara lain bisa jadi kekurangan pakan dan kelincahan ikan dalam memperoleh pakan, misalnya saja ikan lele yang kuat dan gesit lebih banyak kebagian pakan dan mendesak yang gesit. Sehingga membuat ikan lele lain tidak merata dalam pemberian pakannya.

Penyebaran ikan lele

Ikan lele akhir-akhir ini tersebar luas di Benua Afrika dan juga Asia, terutama di perairan tawar. Di beberapa negara di asia misalnya saja Filipinaa, Thailand, Kamboja, Laos dan Indonesia telah di ternakkan ikan lele. Di Indonesia, ikan lele secara alami terdapat di kepulauan Sunda Besar maupun di sunda kecil atau jawa barat lebih banyak ditemukkan peterna ikan lele.

Habitat ikan lele

Habitat dari ikan lele adalah perairan air tawar. Lele tidak akan hidup di air asin. Ikan lele memiliki organ insang tambahan yang memungkinkan pengembalian oksigen dari udara di luar air tawar. Maka dari itu, ikan lele akan tahan hidup di perairan yang airnya mengandung sedikit sekali oksigen. Ikan lele juga relative akan tahan lama terhadap pencemaran bahan – bahan organic sehingga ikan lele mampu hidup di air kotor.

Apabila terdapat suhu tempat hidupna terlalu dingin, misalnya saja suhu dibawah 20 drajat, maka pertumbuhan ikan lele akan terlambat. Di daerah pegunungan dengan ketinggian diatas 700 m dpl, pertumbuhan atau perkembang biakan lele kurang baik. Namun beda hal nya jika anda menggunakan ikan jenis lain jika anda ingin melakukan pembudidayaan di pegunungan.

Agribisnis dalam budi daya ikan lele
0

Agribisnis dalam budi daya ikan lele

makanikan.xyz


Tujuan dari pembuatan artikel ini adalah untuk memberikan pegangan atau petunjuk teknis dalam pemeliharaan ikan lele. Dengan adanya dasar ilmu pengetahuan secara biologis, penulis akan sedikit mengulas, mengapa suatu teknik pembudidayaan ikan lele berhasil diterapkan oleh beberapa petani. Bahan untuk menyusun artikel ini pada dasarnya dipelajari dari praktek yang dilakukan oleh kalangan petani sendiri. Dengan kegemaran terhadap ikan lele yang semakin meluas dalam masyarakat Indonesia, sehingga permintaan akan ikan lele dan harga juga meningkat, hal ini menjadi pendorong bagi petani ikan lele untuk segera meningkatkan pengusahaan budi daya ikan lele.

Dalam melangkah menuju era penganekaragaman ikan salah satunya ikan lele, ikan lele adalah salah satu jenis ikan yang memiliki peran penting. Walaupun ikan lele selama ini hanya diusahakan sebagai sebuah kegiatan sampingan saja, apabila produksinya dapat ditingkatkan lagi, maka tentu saja akan meningkat juga penghasilan dari budi daya ikan lele.

Didalam pengusahannya ikan lele, budi daya ikan lele ini masih bersifat mikro, misalnya saja kolam pekarangan yang sempit. Maka dari itu penulis mengimbau untuk para ahli ekonomi untuk menelaah dan membuat sebuah analisis ekonomi, agar budi daya ikan lele ini dapat diusahakan sebagai sebuah industry yang cocok dan layak untuk memperoleh fasilitas kredit.

Sekilas agribisnis ikan lele

Konsumsi akan ikan lele pada beberapa tahun terakhir ini semakin tinggi. Jika dahulu budi daya ikan lele dipandang sebagai ikan yang murahan dan hanya dikonsumsi oleh keluarga petani saja, namun pada kenyatannya sekarang konsumen ikan lele semakin besar. Rasa daging dari ikan lele yang khas serta cara mengolah masakan dan menghidangkannya yang secara tradisional menjadi nilai tersendiri dalam memakan ikan lele, menu ikan lele menjadi kegemaran masyarakat luas. Bahkan, banyak sekarang ini restoran besar atau menengah yang menghidangkan ikan lele. Maka dari itu, harga dari ikan lele sekarang ini semakin tinggi. Hal inilah yang menjadi perangsang bagi para petani atau pembudi daya ikan lele secara intensif.

Dalam budi daya ikan lele yang sebagai rantai awal bisnis ikan lele memiliki peluang yang besar untuk mendukung pemerintahan dalam program membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan penghasilan di kalangan masyarakat menengah kebawah. Semakin tingginya permintaan ikan lele membuat banyak petani mengembangkan skala usahanya. Bahkan, dikalngan yang tadinya belum mengusahakan pun ikut serta dalam bisnis ikan lele. Namun, dengan antusias yang besar untuk membuka usaha ikan lele sering sekali tidak disertai dengan suatu strategi budi daya ikan lele dan pemasaran yang baik. Pada kenyatannya, tidak sedikit dari kalangan pembudi daya ikan lele yang gulung tikar sebelum tingkat panennya.

Perkembangan budi daya ikan lele sebenarnya juga tidak terlepas dari dukungan riset yang dilakukan oleh para pelembagaan. Balai riset perikanan air tawar di bogor, misalnya sajak dahulu telah melakukan riset mengenai ikan lele, meliputi riset mengenai aspek budi daya untuk induk, benih, pakan lingkungan dan parasite pada ikan lele. Maka dari itu sejak tahun 1995 ikan lele menjadi komoditas budi daya umum sehingga riset yang dilakukan juga menjadi terbatas.

Tahapan budi daya ikan lele

Dalam budi daya ikan lele, seperti halnya budi daya ikan nila, secara garis besar terdapat dua jenis usaha yang menurut tahapannya atau hasilnya, yakni usaha pembenihan dan juga usaha pembesaran ikan lele. Dari kedua jenis usaha ini sebenarnya tidak dapat dipisahkan lagi dalam penyelenggaraannya karena mengenai keterkaitan. Sebaliknya seorang petani ikan lele melakukan kedua usaha itu dalam suatu rakaian kegiatan budi daya. Tentu saja hasilnya akan lebih menguntungkan lagi jika dibandingkan dengan hanya melakukan salah satu usaha pembudidayaan ikan lele saja. 

Untung Budidaya Ikan Cupang
0

Untung Budidaya Ikan Cupang



Untung Budidaya Ikan Cupang

Akhir-akhir ini ikan cupang menjadi salah satu jenis ikan hias yang sering dicari dan menjadi ikan yang cukup populer dalam beberapa tahun terakhir ini. Bahkan pada tahun 2020 saja, ikan hias jenis cupang ini pernah menjadi trending nomor 1 di lama youtube indonesia karena terdapat youtuber indonesia yang membeli jenis ikan hias cupang dengan harga yang mahal.

Menurut Wikipedia sendiri, ikan cupang adalah ikan air tawar yang berhabitat di beberapa negara di asia tenggara. Diantaranya adalah, indonesia, Thailand, Malaysia, brunei dan jua Vietnam. Ikan cupang ini memiliki bentuk dan juga karakter yang unik dan cenderung agresif dalam mempertahankan wilayahnya.

Ikan cupang terkenal sebagai ikan hias dan juga ikan petarung, agresif dan juga suka menyerang ikan sejenisnya. Beberapa jenis ikan cupang mempunyai warna tubuh yang menarik dan alami, bentuk siripnya yang indah, gerakannya ketika berenang dan memiliki wibawa yang bagus. Bahkan saat ini saja sudah terdapat beberapa jenis ikan cupang jenis baru yang ditemukan, seperti jenis ikan cupang KOI, EMEROLD, AVATAR, SAMURAI, BLUE RIM, KOI GALAXY, MULTI GALAXY, dan masih banyak lagi jenis ikan cupang lainnya.

Dengan banyak jenis ikan cupang ini, membuat pembudidaya tertarik dengan ikan cupang dan juga memiliki permintaan yang meningkat atas ikan cupang. Penjualan ikan cupang juga tidak hanya melalui toko saja  atau pasar tradisional saja, namun juga sudah menjangkau media sosial dan juga market place dalam pemasarannya ikan cupang.

Harga ikan cupang yang awalnya hanya lima ribu rupiah saja, untuk saat ini harga ikan cupang bisa mencapai ratusan juta rupiah untuk jenis ikan cupang tertentu. Harga yang cukup bersaing dengan ikan hias arwana bukan?

Tidak salah jika banyak yang bermunculan para pemain baru di dunia budidaya ikan cupang, karena memiliki untung yang sangat luarbiasa. Bayangkan saja, satu pasang ikan cupang atau betta ini bisa menghasilkan telor ikan cupang sampai 200 hingga 500 telur setia kali proses perkawinan.

Katakanlah jika harga perkilonya ikan cupang adalah 50 ribu sampai dengan 250 ribu rupiah, bisa dibayangan oleh kita berapa banyak omset atau pendapatan yang bisa diperoleh dari bisnis ikan cupang ini.

Apa sih bedanya ikan cupang jantan dan betina itu?

Ikan cupang jantan dan betina sebenarnya mudah untuk kita bedakan. Bagi seorang awam saa tidak memerlukan waktu yang lama untuk mendapatkan perbedaan ikan jantan dan juga ikan betina jenis cupang ini. 

Jika di amati dari warnanya, ikan cupang jantan cenderung mempunyai warna yang sangat beragam dan lebih menarik jika dibandingkan dengan ikan cupang yang betina. Ikan cupang betina mempunyai warna yang lebih pucat, kusam dan juga tidak agresif.

Dari segi bentuk tubuh sendiri ikan cupang jenis jantan memiliki tubuh yang lebih panjang dan juga ramping dibandingkan dengan ikan cupang betina, sedangkan untuk ikan cupang betina memiliki bentuk tubuh yang agak pendek dan juga gemuk. Untuk indukan betina yang siap untuk dikawinkan, terdapat telor dibagian perut yang bias any sudah kelihatan.

Cara memilih indukan cupang yang berkualitas

Untuk menghasilkan anakan yang berkualitas, maka tentu kita membutuhkan indukan yang berkualitas juga. Banyak diantara pembudidaya ikan cupang memilih membeli indukan yang langsung dari Thailand karena memiliki strong color yang sangat menarik perhatian kita.

Untuk mendapatkan indukan yang berkualitas tinggi, pembudidaya juga harus cermat dalam memilih indukan ikan cupang. Pastikan indukan yang dipilih merupakan indukan yang siap untuk dikawinkan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan ikan untuk indukan yang berkualitas.

  1. Hindair ikan dengan sisik yang cacat
  2. Hindari ikan cupang yang sudah pernah kawin
  3. Pilih ikan cupang dengan tubuh yang besar
  4. Pilih ikan dengan warna ekor yang sepenuhnya terbuka
  5. Lihat mata ikan cupang, apakah ada cacat atau tidak
  6. Indukan jantan yang siap untuk kawin bisa dari tingkat keagresifan ikan cupang
  7. Pastikan ikan cupang dengan keadaan yang sehat

Nah, itulah manfaat yang didapatkan jika seseorang melakukan pembudidayaan ikan cupang selain sebagai ikan hias ikan cupang juga sebagai ikan petarung dengan nilai harga yang tinggi.

 Mengenal pola produksi ikan nila
0

Mengenal pola produksi ikan nila



Mengenal pola produksi ikan nila

Budi daya ikan nila relative lebih mudah dibandingkan dengan budi daya ikan konsumsi lainnya, pun juga pada pola produksinya. Sehingga, bagi siapa pun bisa membudi daya ikan nilai dimana saja dengan fasilitas yang sederhana.

Subsistem pemasaran

Pasar adalah tujuan terkahir dari budi daya ikan nila secara intensif. Pada kegiatan pemasaran dimulai dari pemasaran pembenihan, hasil dari pendedehan, dan hasil pembesaran benih. Pemasaran hasil pembenihan dan pendedehan biasanya hanya terjadi di kalangan petani yang melakukan budi daya di lingkungan pemeliharaan. Jika pun ada yang menjua ke pasar, biasanya terjadi untuk permintaan pasar khusus, yakni pasar budi daya ikan. Hasil kegiatan pembesaran ini, selain dapat dikirim secara langsung kepada konsumen, biisa juga dijual kembali ke pasar khusus, yakni kepada pasar ikan makan atau pasar umum yang hasilnya langsung dibeli oleh konsumen akhir.

Dukungan teknologi

teknologi seleksi induk sangat diperlukan untuk mendapatkan indukan dengan potensi genetis yang terbilang baik. Koleksi ini selanjutnya digunakan untuk dasar kegiatan seleksi  untuk mendapatkan generasi indukan berikutnya yang berkualitas lebih baik. Teknologi seleksi ini umumnya diharapkan di balai penelitian. teknologi adalah pengalihan jenis kelamin yang bertujuan untuk menghasilkan ikan nila yang berkelamin jantan. Karena, ikan nila jantan mempunyai laju pertumbuhan yang jauh lebih cepat daripa ikan nila merah betina. Dengan adanya teknologi semula dilakukan secara hormonal melalui pencapuran makanan, namun kini telah dilakukan pengembangan metode pengalihan kelamin melalui perendaman telur dan pemanfaatan bahan secara lokal sebagai pengganti hormone sintetis.

Teknologi pembentukan ikan nila remah jantan super

Teknologi ini disebut juga dengan rekayasa kromosom, dimana pengembangan teknologi ini untuk membentuk ikan nila jantan super homogamet sebagai induk dasar yang akan menjadikan populasi keturunan 100% jantan secara alami.

Teknologi imunlogi

Teknologi yang satu ini telah dikembangkan untuk meningkatkan daya kekebalan tubuh dari ikan nila. Hal ini yang paling utama dilakukan dalam memproduksi vaksin yang mampu meningkatkan kekebalan tubuh ikan nila terhadap berbagai penyakit sehingga mampu menyelamatkan kelangsungan hidupnya, dibandingkan dengan ikan yang tidak diberi vaksin anti virus. Untuk menentukan jenis pakan apa saja yang alami yang cocok bagi larva dan benih ikan nila. Sementara itu, pakan buatan dikembangkan untuk mencari bahan pakan yang dapat memenuhi kebutuhan secara optimal bagi pertumbuhan ikan nila merah itu.

Teknologi manajemen kualitas air

Dengan pengembangan teknologi manajemen kualitas air pada ikan nilai ditekankan pada pemanfaatan efisiensi penggunaan air untuk proses pemeliharaan pada stadium benih ikan nila. Dengan demikian, teknologi manajemen kualitas air cocok dilakukan untuk kegiatan budi daya ikan nila di lahan yang tergenang. Misalnya saja di rawa dengan pasokan air yang terbatas.

Mengenal ikan nila

Awalnya, ikan nila dimasukkan kedalam jenis ikan tilapia yang tidak mengerami telurnya dan larvanya di dalam mulut indukan ikan nila. Dalam perkembangannya, para pakar perikanan menggolongkan ikan nila merah sebagai jenis tilapia yang mengerami telur dan larvanya di dalam mulut indukan. Akhirnya, diketahui bahwa yang mengerami telur dan juga larva ikan di dalam mulut ikan nila hanyalah indukan betinya saja. Para pakar perikanan kemudian mengambil keputusan jika nama ilmiah yang cocok untuk ikan nila adalah nilotika yang berasal dari tempat keberadaan awalnya, yakni sungai nil di benua afrika. Secara teori, ikan nilai melakukan migrasi dari habitat awal, dari hulu sungai nil yang melewati Uganda ke arah selatan danau raft dan tangnyika.