Pemanfaatan kangkung dalam mengurangi amonia air budidaya ikan - makanikan

Pemanfaatan kangkung dalam mengurangi amonia air budidaya ikan

makanikan


makanikan
- Kualitas air menjadi peranan yang penting dalam bidang perikanan terutama pada kegiatan serta produktifitas hewan akuatik. Limbah yang dihasilkan dari proses budidaya mempunyai efektifitas yang negative bagi hewan akuatik. Ammonia adalah salah satu limbah yang berasal dari sisa-sisa metabolism tubuh ikan yang terlarut kedalam air yang berupa feses dan juga sisa makanan ikan yang tidak termakan dengan sempurna dan mengendap di dasar kolam ikan. Pada penulisan ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari sistem akuaponik dalam mereduksi adanya ammonia dan mengetahui jumlah dari kepadatan optimal tanaman pada sistem akuaponik dalam menyerap kadar ammonia dari ikan. Perlakuan penelitian ini menggunakan tumbuhan kangkung 10 batang, 20 batang dan 30 batang perumpunnya dan juga tidak menggunakan tanaman lain. Dengan semakin banyak tanaman air maka semakin efektif juga dalam mereduksi ammonia dari sisa-sisa metabolism tubuh ikan budi daya. Dengan penggunaan 30 batang perumpun kangkung maka dapat mengurangi ammonia dari ikan sebanyak 58 miligram per liter.

Pendahuluan 

Kualitas air memiliki peranan yang cukup penting dalam bidang perikanan terutama pada kegiatan produktifitas budidaya ikan. Parameter dari kualitas air yang sering dilihat antara lain adalah suhu, pH, oksigen yang terlarut, karbondioksida, dan juga nitrogen (Imam, 2010). Dengan adanya parameter dari kualitas air terhadap budidaya sangatlah berpengaruh, sehingga pengawasan terhadap adanya parameter kualitas air sangatlag mutlak untuk dilakukan oleh pembudidaya ikan. 

Adanya ammonia yang berada diperairan sisa metabolism ikan yang terlarut dalam air, lalu ikan mengeluarkan fases atau sisa metabolism, dan juga dari makanan ikan yang tidak tercerna dengan baik dan mengendap pada dasar kolam ikan yang dibudi daya (Pillay, 2004). Terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan konsentrasi dari air atau kadar ammonia yang meningkat antara lain membusuknya makanan ikan yang tidak termakan oleh ikan budi daya, menurunnya kadar dari oksigen yang terlarut dalam kolam yang sehingga apabila oksigen terlarut berkisar antara 1 hingga 5 ppm yang berdampak pada pertumbuhan ikan yang bakalan melambat sehingga oksigen terlarut menjadi kurang dari 1 ppm dapat bersifat toksik terhadap berbagai ikan (Rully, 2011).

Dengan menggunakan sistem akuaponik dapat mereduksi ammonia dengan tumbuhan kangkung yang dapat menyerap air buangan budi daya atau air limbah dengan menggunakan tumbuhan sehingga ammonia yang ada mengalami yang namanya proses oksidasi dengan bantuan  dari oksigen dan juga bakteri, ammonia yang diubah menjadi asam nitrat. Pada kegiatan budi daya ikan dengan sistem tanpa adanya pergantian air, maka bakteri mempunyai peranan yang penting dalam menghilangkan berbagai partikel ammonia dengam melalui proses nitrifikasi.

Ammonia memiliki sifat non toksik, namun memiliki bentuk tak terionisasi. Penyerapan dari ammonia sangatlah berbeda-beda dari setiap tanamannya, sehingga pada penulisan ini digunakan tanaman air kangkung yang memiliki efektifitas menyerap kelebihan unsur hara dalam air dan juga untuk mengetahui efektifitasnya kangkung dalam menyerap ammonia. Tumbuhan air kangkung juga termasuk kedalam tanaman yang memiliki akar yang tidak terlalu kuat yang merupakan salah satu dari syarat untuk dipelihara dalam sistem akuaponik dengan sistem filter yang cukup sederhana saja. Dengan hal tersebut, maka dalam penulisan ini diharapkan dapat memberikan informasi yang cukup benar mengenai efektifitas tanaman kangkung air yang digunakan pada sistem akuaponik dalam mereduksi ammonia dalam air, sehingga untuk kualitas budidaya ikan dapat terjaga dengan cukup baik dan sehat. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas sistem akuaponik dalam melakukan reduksi kadar dari ammonia dan juga mengetahui jumlah dari kepadatan tanaman secara akuaponik dalam menyerap kadar dari ammonia.

Kesimpulan

Penurunan dari konsentrasi ammonia dengan jumlah tanaman kangkung sekitar 30 batang per rumpunnya dapat memberikan hasil pengurangan ammonia yang ada di dalam budi daya ikan. Ammonia timbul karena adanya pengeluaran metabolism tubuh ikan dan juga sisa makanan ikan yang tidak dimakan di permukaan air. 

Semoga dengan adanya artikel mengenai pemanfaatan kangkung dalam menyerap ammonia bermanfaat bagi banyak orang terutama bermanfaat untuk pengelola budi daya ikan untuk mengrungi kadar ammonia dalam kolam budi daya ikan.

Share with your friends

Give us your opinion