Penelitian budi daya ikan patin di sungai - makanikan

Penelitian budi daya ikan patin di sungai

makanikan


Makanikan
- Sektor perikanan di sepanjang sungai adalah salah satu usaha yang juga mendayagunakan dari sumber daya akuatik dengan optimal dan juga berketerusan dalam bentuk usaha budidaya di keramba diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya petani ikan ataupun masyarakat secara luas di dalam kegiatan usaha budidaya ikan di sepanjang sungai kualitas air adalah syarat yang terpenting dan dapat mempengaruhi dari pengelolaan kelangsungan hidup dan juga produksi ikan.

Sungai adalah air yang mengalir di tengah kota gimana segala bentuk kegiatan manusia yang terdapat di sepanjang aliran sungai baik untuk WC umum industri kegiatan budidaya dan juga lain sebagainya Hal ini tentunya akan berdampak terhadap kualitas fisik berupa kimia dan biologi yang ada di sungai Ditambah lagi dengan maraknya para penambang liar yang ada di sepanjang Sungai berdampak pada kerusakan ekosistem air di sungai dampak yang terjelas adalah keruhnya air sungai sehingga dapat menimbulkan berbagai macam ekosistem yang ada di air sungai baik untuk kehidupan sungai atau juga kehidupan manusia yang bergantung pada ada air sungai seperti kondisi terlihat saat ini walaupun sedang musim kemarau namun saat musim hujan kualitas Sungai tetap saja kotor Hal ini dapat menyebabkan ekosistem yang ada di dalam Sungai menjadi terganggu Karena tidak tahan dengan kondisi air yang yang buruk.

Baca juga : Pemanfaatan tumbuhan kangkung dalam mengurangi ammonia kolam ikan

Kualitas suatu perairan akan memberikan suatu pengaruh yang besar terhadap Survival dan pertumbuhan yang ada di perairan sungai itu sendiri lingkungan yang baik merupakan lingkungan yang higienis bagi hewan untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup hewan itu sendiri.

Jika kita mengingat pentingnya peranan kualitas air terhadap pemeliharaan ikan khususnya ikan patin di sungai maka perlu untuk melakukan penelitian mengenai uji kualitas air sungai. Perubahan kualitas air yang ada di tanah dapat terjadi secara alami yang terjadi pada daerah perairan namun perubahan kualitas air yang ada di tanah sering terjadi dikarenakan ulah manusia untuk memperoleh informasi perubahan kualitas air yang ada di sungai maka dilakukanlah penelitian mengenai Kualitas fisik dan juga kimia air berupa suhu Ph karbondioksida amonia yang terkandung di dalam air dimana pada penelitiannya bertujuan untuk memperoleh data kualitas air Apakah terdapat perubahan kualitas air dan layak atau tidaknya kualitas air sungai untuk usaha budidaya ikan patin.

Kesimpulan

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa kualitas air sungai menunjukkan adanya penurunan kualitas air terutama untuk 6 parameter yang diamati yaitu suhu Ph karbondioksida amonia dan kecerahan penurunan ini diakibatkan karena curah hujan yang tinggi selain itu juga adanya aktivitas manusia di sepanjang Sungai sehingga menyebabkan perubahan kualitas air yang ada di sungai.

Menurunnya kualitas air yang ada di sungai tentu akan berpengaruh bagi ekosistem yang ada di air terutama ikan yang dibudidayakan di dalam keramba walaupun terjadi penurunan kualitas air di daerah sungai namun tidak terlalu mengganggu kegiatan budidaya ikan patin di keramba artinya kualitas air masih dapat ditoleransi bagi pembudidaya ikan patin di sepanjang sungai.

Share with your friends

Give us your opinion