Teknik Persuasi Dalam Komunikasi Antarbudaya - makanikan

Teknik Persuasi Dalam Komunikasi Antarbudaya

Komunikasi antarbudaya


Makanikan
- Manusia memiliki komunikasi dalam konteks komunikasi antar pribadi, komunikasi kelompok, komunikasi organisasi, komunikasi organisasi dan komunikasi publikasi massa. (Liliweri, Prasangka, Konflik, dan Komunikasi Antarbudaya, 2018). Kemajuan teknologi tidak lepas dari pentingnya peran komunikasi. Sampai saat ini kemajuan teknologi informasi dan komunikasi membuat pola komunikasi yang berbeda yang dan mempengaruhi nilai-nilai social yang telah ada. Terkadang, kegiatan komunikasi tidak berjalan secara efektif karena terjadi perbedaan pemahaman mengenai makna dari komunikasi tersebut yang dilatar belakangi oleh perbedaan persepsi dan budaya antar individu. Oleh karena itu budaya merupakan hal yang membuat perbedaan pola komunikasi dan disebut dengan komunikasi antar budaya.

Pendahuluan


Pusat perhatian komunikasi dan kebudayaan terletak pada variasi langkah dan cara manusia berkomunikasi melintasi komunitas manusia atau kelompok sosial perlintasan. Komunikasi itu menggunakan kode kode pesan baik secara verbal maupun nonverbal yang secara alami selalu digunakan dalam semua konteks interaksi. Komunikasi antar budaya merupakan komunikasi yang terjadi antar dua pihak yang memiliki latar belakang budaya yang berbeda.

Komunikasi antarbudaya (intercultural communication) adalah komunikasi yang terjadi antara orang-orang denan kebudayaan berbeda (ras, etnik, atau social ekonomi, atau gabungan perbedaan tersebut) yang mengacu pada komunikasi antara orang-orang yang memiliki kepercayaan, nilai atau cara berperilaku yang berbeda (Yasir, 2020). Selain itu, menurut Charley H. Dood komunikasi melibatkan peserta yang mewakili pribadi, antarpribadi, atau kelompok dengan perbedaan latar belakang sehingga mempengaruhi perilaku komunikasi. Dari beberapa pengertian komunikasi, maka dapat dikatakan bahwa komunikasi antarbudaya adalah komunikasi yang terjadi antara pelaku komunikasi baik itu antar pribadi atau kelompok yang memiliki latar belakang kebudayaan berbeda seperti suku bangsa, etnik, ras, dan kelas social.

Tidak jarang terjadi banyak konflik, pertikaian bahkan peperangan yang disebabkan oleh pemahaman pesan yang salah. Suatu pesan dapat memili arti sangat sopan pada suatu badaya, namun belum tentu memili arti yang sama pada perspektif budaya lain. Untuk mewujudkan komunikasi antarbudaya yang efektif, maka diperlukanlah suatu strategi atau Teknik komunikasi dalam menyampaikan pesan-pesan komunikasi tersebut, sakah satunya adalah dengan Teknik komunikasi persuasif. Teknik komunikasi persuasive (persuasive communication) merupakan komunikasi yang dilakukan dengan membujuk untuk menginginkan perubahan terhadap perilaku dan bersifat searah seperti pada iklan, propaganda dan kampanye (Yasir, 2020). Secara umum, kata persuasi mengacu pada proses mempengaruhi sikap, keyakinan, nilai, dan / atau perilaku orang lain. Dalam konteks persuasi, kata perilaku mengacu pada tindakan nyata yang dapat diamati. Tujuan dari persuasi yaitu untuk memperkuat atau melemahkan sikap, keyakinan, atau nilai sehingga terjadi suatu perubahan sikap atau perilaku.

Studi kasus mengenai Teknik persuasi komunikasi antar budaya


Masyarakat di dunia merupakan masyarakat multicultural yang menarik. Masyarakat multicultural memiliki syarat dengan etnisitas yang masing-masing memiliki cara berkomunikasi yang berbeda, memiliki value yang berbeda, memiliki culture yang berbeda. Hal ini perlu adanya pemahaman dalam komunikasi antarbudaya baik secara lingkup dalam negeri maupun (International communication). Komunikasi antar budaya menjadi sangat penting karena berkomunikasi dengan orang yang berbeda latar belakang budaya itu membutuhkan kompetensi dari komunikator yang hebat dia karena Perbedaan latar belakang. Melakukan komunikasi dengan orang yang memiliki latar belakang budaya yang berbeda lebih sulit dibandingkan dengan orang yang memiliki kesamaan budaya karena biasanya sosialisasi di dalam suatu budaya tertentu menghasilkan pola pikir, cara pandang adat istiadat kepercayaan yang berbeda pula sehingga ketika kita mencoba menciptakan mutual understanding antara dua orang atau sekelompok orang yang berbeda latar belakang budaya maka kita harus memiliki sifat mind full yang artinya kita harus memahami seperti apa pola pikir Mereka dan untuk menghindarkan konflik.

Salah satu kasus mengenasi Teknik persuasi dalam komunikasi antar budaya yaitu pada kegiatan promosi pariwisata Kementerian Pariwisata Wonderful Indonesia. Wonderful Indonesia adalah program promosi oleh Kementerian Pariwisata mengenai janji pariwisata
 
Indonesia kepada dunia bahwa Indonesia kaya dengan keindahan dari segala aspek manusia maupun alam nya. Seperti yang kita ketahui berbagai cara telah di lakukan untuk mempromosikan pariwisata di Indonesia.

Namun yang menjadi pusat perhatian yaitu mengenai strategi komunikasi yang telah dilakukan Wonderful Indonesia. Strategi yang digunakan yaitu dengan Teknik persuasi. Teknik persuasi tersebut dilakukan dengan menampilkan fakta mengenai keistimewaan Indonesia dan kredibilitas brand ambassador. Melalui brand ambassador Rossa, Wonderful Indonesia memiliki Teknik strategi yang baik karena memilih brand ambassador berdasarkan kredibilitasnya sebagai penyanyi terkenal di Indonesia dan beberapa negara.

Startegi persuasi yang digunakan oleh Wonderful Indonesia sangat mudah menarik perhatian wisatawan mancanegara. Wonderful Indonesia sebagai promosi yang di rilis oleh Kementerian Pariwisata Indonesia telah memiliki citra yang baik di dunia Internasional. Selain itu, Wonderful Indonesia menyertakan gaya komunikasi dengan mempengaruhi emosional wisatawan yang merasa tertarik akan keindahan Indonesia dan memilih Indonesia sebagai destinasi wisata yang tidak akan mengecewakan. Strategi ini berhasil dilakukan hingga mengalami peningkatan kunjungan wisata mancanegara sekitar 3% setiap bulannya. (Leticia Nuzululita A, 2019). Melalui strategi komunikasi persuasive ini, Wonderful Indonesia kian di kenal oleh wisatawan manacanegarara. Hal ini membuktikan bahwa pentingnya startegi komunikasi antar budaya yang baik dan tepat akan mencegah konflik dan menciptakan kegiatan komunikasi yang efektif meskipun memiliki latar belakang budaya yang berbeda.

Analisis Ffektifitas Dari Teknik Persuasi yang Digunakan


Logos merupakan bukti-bukti logis oleh komunikator dengan menggunakan praktik klaim logis Bahasa yang jelas. Pathos merupakan emosi yang dimunculkan dari pada pendengar yang menjadi alat pembuktian Ketika emosi mereka di gugah sehingga oendengan memeiliki cara penilaian yang berbeda yang dipengaruhi rasa Bahagia, sakit, benci atau takut. (Aristoteles, 2008). Strategi Teknik persuasive logos, pathos, dan ethos pada Wonderful Indonesia memiliki analisis sebagai berikut:

Logos 


  • Wonderful Indonesia melakukan promosi melalui iklan dan video creator yang didalamnya berisi fakta berupa foto dan video mengenai destinasi wisata dan beragam budaya di Indonesia sehingga berdampak pada meningkatnya kunjungan wisata manca negara ke Indonesia.
  • Fokus destinasi wisata mengenai tempat yang memenuhi syarat daya Tarik wisata, aksesibilitas, dan kelengkapan sarana prasarana.
  • Strategi pemasaran difokuskan pada Great Jakarta; Great Bali; Great Kepri; Joglosemar (Yogyakarta, Solo, dan Semarang); Bunaken–Wakatobi RajaAmpat, Medan, Lombok, Makassar, Bandung, dan Banyuwangi.
  • Mengikuti berbagai kegiatan pemasaran besar baik skala Asia maupun International.

Ethos


Menteri Pariwisata Arief Yahya menjelaskan logo Pesona The Wonderful Indonesia merupakan sebuah janji pariwisata Indonesia kepada dunia bahwa Indonesia kaya dengan keistimewaan dari alam maupun budayanya sebagai “World of Wonderful” Simbol burung menunjukan simbol hidup damai antar sesama sepertibblambang Indonesia burung garuda. Terdapat 5 garis lengkung yang memiliki arti keseimbangan dan keselarasan manusia dengan alam dan antar sesama di bumi. Ethos pada Wonderful Indonesia juga ditunjukkan oleh pemilihan warna yang tidak hanya memperhatikan unsur keindahan, namun juga unsur makna. Warna hijau menunjukkan kreativitas, ramah kepada alam dan keselarasan. Sedangkan warna ungu sebagai simbol daya imajinasi, keimanan, kesatuan lahir dan batin. Warna jingga menunjukkan inovasi, semangat, pembaruan dan keterbukaan. Warna biru melambangkan semesta, kedamaian dan keteguhan kemudian warna magenta mewakili sebagai keseimbangan, akal sehat dan sifat praktis. (Wonderful Indonesia, 2018). Simbol dalam Wonderful Indonesia sebagai media internasional yang ditujukan pada komunikasi internasional. Selain itu, melalui lagu Pesona Indonesia, Wonderful Indonesia dilanturkan oleh penyanyi berbakat dan terkenal yaitu Rossa memiliki daya Tarik tersendiri bagi pendengarnya.

Pathos


Pathos yang digunakan adalah untuk mengontrol emosi viewers sehingga menyentuh para wisatawan dengan menunjukan Wonderful Indonesia yang memiliki makna sebagai keindahan Indonesia. Konsep Wonderful Indonesia diperkuat dengan adanya video pemasaran pada youtube yang berisi berbagai budaya, tarian, destinasi, dan makanan yang mempengaruhi emosi wisatawan akan indahnya Indonesia. Melalui strategi branding ini terdapat komunikasi antar budaya yang meyakinkan para wisatawan sehingga wisatawan memutuskan memilih Indonesia sebagai pilihan terbaik tempat destinasi yang mereka inginkan karena keindahannya.

Analisis Efektifitas


Teknik atau strategi persuasi yang digunakan pada branden Wonderful Indonesia telah cukup efektif dengan meningkatnya persentase wisata mancanegara yang berkunjung ke Indonesia setelah peluncuran branding tersebut. Pesona Indonesia yang mengubah nama brand menjadi Wonderful Indonesia memiliki konsep yang baik dan dapat diterima oleh masyarakat dengan latar belakang yang berbeda dengan menggunakan slogan berbahasa Inggris. Selain itu, Wonderful Indonesia telah mengikuti berbagai event pariwisata besar sebagai strategi komunikasi persuasive antar budaya yang baik. Namun, agar lebih efektif dan efisien, promosi juga dapat dilakukan melalui kegiatan festival budaya pada tempat yang memiliki daya Tarik wisatawan manca negara yang paling diminati. Sehingga hal ini dapat memberikan peluang terhadap terjadinya pengenalan budaya yang lebih mendalam melalui komunikasi antar budaya. Selain itu, lagu Pesona Indonesia dapat dibuat versi dalam Bahasa Inggris sebagai pengantar Bahasa internasioanal agar memudahkan pemahan oleh wisatawan yang memiliki latar belakang Bahasa yang berbeda.

Penutup


Komunikasi antarbudaya memiliki keterkaitan dengan teknik persuasi yang digunakan oleh komunikator dalam menyampaikan pesan-pesannya. Kegiatan komunikasi merupakan factor utama suatu keberhasilan komunikasi antar budaya baik di dalam negeri maupun internasional. Salah satu penunjang efektifnya penyampaian pesan-pesan komunikasi yaitu strategi komunikasi persuasi mengenai pesan kita sebagai komunikator kepada masyarakat, agar memiliki dampak dalam membentuk pola pikir masyarakat secara mind full sehingga menciptakan mutual understanding. Peran sarana persuasi selain kita sebagai komunikator, seperti media juga beresensi menyebarkan pesan antar budaya secara efisien dan memiliki dampak yang lebih luas. Pada kasus antar budaya yang saya angkat, terkait dengan proses promosi nation branding Wonderful Indonesia hingga meningkatnya persentase pengunjung wisawatan mancanegara ke Indonesia tersebut, memiliki banyak startegi komunikasi antar budaya dalam rangka mempengaruhi wisatawan melalui kredibilitas, emosi dan fakta-fakta logis yang ditampilkan untuk wisatawan merasa tertarik ke Indonesia. Bagaimana peran komunikator sangat terlihat dan berkualitas, didukung oleh media yang tak henti-hentinya menyebarluaskan promosi nation branding Wonderful Indonesia. Mempengaruhi wisatawan mancanegara yang memiliki berbagai latar belakang budaya yang berbeda bukan lah hal yang mudah. Berhasilnya hal tersebut tergantung pada karakteristik yang melekat pada komunikator, bagaimana komunikator membangun informasi dalam komunikasi antar budaya sehingga tercipta mutual understanding.

Share with your friends

Give us your opinion